Tips Membuat Daftar Bidang Usaha Dengan Modal Kecil

0
76

Setelah kamu menemukan usaha yang sesuai dengan minat dan keahlian kamu. Jangan kamu terburu-buru untuk segera membuka usaha tersebut. Ada baiknya buatlah daftar bidang usaha yang sudah kamu pilih terlebih dahulu. Kamu bisa mencatatnya dalam sebuah buku tentang macam-macam usaha yang sesuai dengan minat dan hobi kamu. Pikirkan jenis usaha modal kecil seperti apa yang bagus saat ini sehingga kamu akan lebih mudah dalam mengembangkannya.

Sebisa mungkin tulis sebanyak-banyaknya dalam daftar bidang usaha tersebut agar kamu punya banyak alternatif sebagai pilihan. Dengan begitu, kamu bisa menganalisa dan mencari tahu jenis usaha apa yang belum banyak didirikan orang lain. Jika memang banyak saingan untuk jenis usaha yang kamu minati, maka kamu harus memiliki inovasi baru untuk bisa bersaing atau kamu mencari alternatif jenis usaha lain yang masih sepi pesaing namun memiliki tingkat peminat yang banyak.

Selain itu, dalam memilih jenis usaha modal kecil, pikirkan juga dimana akan membuka usaha kamu. Apakah kamu ingin memilih jenis usaha rumahan atau membuka kios di pinggir jalan. Sesuaikan juga dengan bujet modal yang kamu punya sehingga kamu tidak keteteran dalam pengelolaan keuangan usaha kamu. Pada poin ini, seharusnya kamu sudah memastikan jenis usaha yang ingin kamu geluti. Meskipun kamu merasa punya minat dan keahlian dalam bidang usaha tersebut, hal ini bukan berarti menjadi jaminan kamu akan sukses dalam membangun usaha tersebut.

Oleh sebab itu, Segera pelajari jenis usaha modal kecil yang sudah kamu pilih. Pahami betul-betul apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan usaha kamu. Sebagai contoh kamu ingin membuka usaha pecel lele, tetapi untuk mendapatkan lele yang layak jual cukup sulit karena harus membeli diluar kota. Itu saja kadang ada kadang juga tidak. Hal ini tentunya dapat menghambat usaha kamu karena kekurangan bahan baku utama. Kamu seharusnya bisa menjual pecel lele 100 porsi perhari nyatanya hanya bisa mendapat separonya gara-gara tidak ada bahan bakunya. Tentunya sangat merugikan bagi kelangsungan usaha kamu.